Rabu, 11 April 2012

0

Cerita Sore itu Speedy VS Hujan

  • Rabu, 11 April 2012
  • Share
  • Sore itu langit gelap, awan hitampun menyelimuti seluruh angkasa, membuat suasana menjadi mencekam. Seperti biasa aku tetap asik dengan komputerku, selain hobi memang itulah pekerjaanku sehari hari. Sesaat kemudian hujan turun, aku sempatkan tuk menikmati udara segar dari hujan yang baru turun, segar rasanya. Suara gemercik air digenting membuat suasana menjadi sejuk.
    Seteleh beberapa saat menikmati hujan yang turun, akupun kembali ke pekerjaanku. Kembali kekomputerku, namun baru beberapa saat tiba-tiba Request timed out.. Uh, aku menggerutuk dalam hati, namun aku tetap berfikiran positif, mungkin aku terlalu capai, jadi disuruh istirahat sejenak. Kutunggu beberapa saat, kuhidupkan computer dan speedyku, dan dalam hati aku berkata, moga-moga speedy nggak macet gara-gara hujan.






    http://www.ivorystorage.com/hardware/img/p/392-888-large.jpg
    Setelah aku tungggu beberapa saat sambil mengamati modem, aku menghela nafas panjang. Speedyku tidak bisa langsung nyambung. Inilah awal cerita sore itu, suatu sore yang menjengkelkan bersama speedy. Kutunggu beberapa menit, sampai beberapa jam, tetap lampu DSL modemku tidak menyala, hanya kelap kelip. Aku sempat mengumpat dalam hati, karena aku mempunyai pekerjaan yang belum aku selesaikan, dan dengan macetnya speedy, pelangganku ampe pada mabur.

    Saking pentingnya pelangganku itu, aku rela menunggu sampai malam, berharap speedy bisa pulih kembali. Namun yang diharapkan tidak muncul juga hingga jam 11 malam.
    Dengan sedikit kesal aku berangkat tidur dan berharap esok pagi semua berjalan dengn normal kembali. Jam setengah lima pagi aku bangun, kemudian sholat subuh, dan setelah itu kembali mengecek apakah speedy udah bisa nyambung lagi?. Ternyata harpan tinggal harapan, ya sudah lah. Toh sudah biasa kalau hujan turun speedy jadi batuk-batuk, perlu istirahatkan sejenak dan minum obat betuk.

    Walaupun kejadian seperti ini sering terjadi, namun saya pasrah saja, saya sudah tidak mau lagi menghubungi 147, karena pastinya hanya sebuah laporan. Dan, saya akan dihubungi kamu kalau semuanya berjalan dengan normal. Kenapa saya pasrah? Karena didaerahku BuBaT.Bandung tak ada ISP lain, yang ada hanya telkomspeedy, jadi yang mau gimana lagi, lagian kalaupun ada ISP biasanya pakai wireless yang tentu memerlukan biaya yang cukup mahal untuk instalasinya.

    saya sudah menggunakan speedy selama setahun, yang pertama kali membuat saya tertarik adalah biaya murah dan instalasi mudah, karena syarat utama adalah mempunyai telepon rumah.dan tidak memerlukan peralatan tambahan, hanya modem saja.itupun sekarang malah dikasih gratis waktu pendaftaran.

    0 Responses to “Cerita Sore itu Speedy VS Hujan”

    Posting Komentar

    Silahkan beri kesan/kritik/saran/pertanyaan di kotak ini: