Jumat, 13 April 2012

0

Tutorial Adobe Photoshop (Untuk Pemula)

  • Jumat, 13 April 2012
  • Share
  • Adobe Photoshop adalah software pengolah gambar yang sangat powerfull dengan segala fasilitasnya.
    Saat ini Adobe telah mengeluarkan Adobe Photoshop CS5, Adobe Photoshop CS4, Adobe Photoshop CS3 yang lebih powerfull dan fitur fiturnya lebih cangih (wooowwwhh) dari versi sebelumnya.
    sedangkan, versi sebelumnya, yaitu Adobe Photoshop CS2, Adobe Photoshop CS, dan Adobe Photoshop 7, masih sering dipakai untuk komputer lama (pentium 3 ke bawah. "gilakk, jadul banget yah") haha.

    Tapi bagi anda yang ingin Dongdod (alias Download) Adobe Photoshop CS5, silahkan Klik Disini!!!

    Oke, disini Tutorial Adobe Photoshop ini dibagi dalam 6 Bab. Jadi simak baik baik ya kalau mau bisa, (saya juga masih belajaran sieh, wkwkwk :D)
    Langsung Aja deh,,,!!! dari pada lama lama...


    BAB 1 - MENGENAL ADOBE PHOTOSHOP
    1.1. Apa itu Adobe Photoshop?

    Adobe Photoshop adalah software pengolah gambar yang sangat powerfull dengan segala fasilitasnya. Hasil gambar olah dengan Adobe Photoshop ini banyak dilihat di berbagai website, brosur, koran, majalah, dan media lainnya.
    1.2. Mengenal Area Kerja
    Langkah yang pertama adalah membuka program aplikasi Adobe Photoshop kemudian pilih menu File -> Open. Kemudian pilih buka gambar apa saja yang ada di file dokumen anda.
    Mengenal Area Kerja Adobe Photoshop
    Seringkali letak tool-tool (palette) Adobe Photoshop sudah berubah dimodifikasi oleh pengguna sebelumnya. Untuk mengembalikan letak palette ini gunakan menu Windows -> Workspace -> Reset Palette Location.
    Area kerja Adobe Photoshop dapat dilihat pada gambar 1.1, yaitu:
    A : Menu Bar, berisi perintah utama untuk membuka file, save, mengubah ukuran gambar, filter dan lain-lain.
    B : Option, berisi pilihan dari tool yang Anda pilih. Misalnya dipilih kuas/brush, maka ukuran/diameter brush ada di sini.
    C : Gambar, menampilkan gambar yang sedang dibuat atau diedit.
    D : Pallete Well, cara cepat untuk mengakses palet brushes, tool resets dan Layer Comps. Juga dapat digunakan untuk meletakkan palet yang sering digunakan.
    E : Toolbox, berisi tool untuk menyeleksi dan memodifikasi gambar.
    F : Palette, berisi jendela-jendela kecil yang di dalamnya terdapat perintah dan pilihan untuk dokumen/gambar yang sedang dikerjakan.

    1.3. Praktek Bab 1
    1.3.1. Membuka dokumen dan membuat duplikat dokumen
    Untuk membuka gambar gunakan menu File -> Open, sedangkan untuk membuat duplikat gambar gunakan menu Image -> Duplicate.

    1.3.2. Mengubah ukuran gambar dan kanvas
    Jika ukuran gambar diubah, maka gambar akan membesar atau mengecil, lakukan dengan menu Image -> Image Size. Jika ukuran kanvas diubah, maka ukuran gambar tetap, akan ada kertas putih di sekeliling gambar, lakukan dengan menu Image -> Canvas Size.
    1.3.3. Mencoba ToolBox
    Cobalah tool-tool pada ToolBox, satu persatu akan dibahas pada bab berikutnya. Coba klik kanan pada tool yang memiliki segitiga di bagian kanan bawah untuk memilih tool yang tersembunyi.
    1.3.4. Mencerminkan dan Memutar Gambar
    Cobalah menu Image -> Rotate Canvas -> Flip Canvas Vertikal, Image -> Rotate Canvas -> Flip Canvas Horisontal. Untuk memutar gambar, pilih menu Image -> Rotate Canvas -> pilih sudut yang dikehendaki.
    1.3.5. Undo
    Undo digunakan untuk membatalkan perintah terakhir, tekan Alt+Ctrl+Z, atau gunakan pallete history.
    1.3.6. Memindahkan gambar ke dokumen lain
    Untuk memindahkan gambar gunakan Move Tool.
    1.3.7. Save for web
    Gunakan menu File -> Save for Web digunakan untuk menghasilkan gambar dengan ukuran kecil yang biasa digunakan pada web site.

    BAB 2 - SELECTION & TOOL
    2.1. Menyeleksi Gambar
    Menyeleksi berarti memilih bagian tertentu dari gambar. Dengan seleksi kita dapat mengcopy, mengubah, menggeser, atau menambahkan efek kepada bagian yang terseleksi tanpa mempengaruhi bagian lain.
    Ada tiga cara menyeleksi yaitu:
    1. Marquee Tool, yaitu menyeleksi dalam bentuk kotak, elips, row, dan kolom
    2. Lasso Tool, untuk menyeleksi dalam bentuk bebas, poligonal atau kekontrasan gambar (Magnetic Lasso Tool).
    3. Magic Wand Tool, untuk menyeleksi berdasarkan persamaan warna.
    Tipe seleksi ada dua (dapat dipilih pada Option Bar), yaitu:
    1. Normal, memiliki pinggiran yang tajam.
    2. Feather, memiliki pinggiran yang halus atau kabur.
    2.2. Tool-tool yang lain
    Tool pada Adobe Photoshop


    2.3. Praktek Bab 2
    2.3.1. Rectangular Marquee Tool
    Gunakan rectangular marquee tool untuk memotong gambar dalam bentuk kotak. Gunakan menu Select -> Transform Selection untuk mengubah seleksi dan menu Select -> Feather untuk mengatur ketajaman pinggiran potongan.
    2.3.2. Elliptical Marquee Tool
    Digunakan untuk membuat seleksi elips atau lingkaran. Anda dapat menggunakan Select -> Transform Selection (atau klik kanan) untuk mengubah bidang yang mau diseleksi. Gunakan menu Select -> Feather untuk mengatur ketajaman tepi gambar. Gunakan Select -> Inverse untuk membalik seleksi.
    2.3.3. Lasso Tool
    Seleksi ini digunakan untuk menyeleksi bentuk bebas dengan mouse.
    2.3.4. Polygonal Lasso Tool
    Polygonal Lasso Tool digunakan untuk menyeleksi gambar yang memiliki tepi garis lurus. Jika tombol Alt ditekan maka Polygonal Lasso Tool akan berfungsi seperti Lasso Tool biasa.
    2.3.5. Magnetic Lasso Tool
    Magnetic Lasso Tool penggunaanya cukup mudah, karena dengan tool ini seleksi gambar akan secara otomatis membuat garis seleksi pada gambar yang berwarna kontras.
    2.3.6. Magic Wand Tool
    Magic wand tool akan menyeleksi gambar yang memiliki warna sama.
    Tutorial Adobe Photoshop - Magic Wand tool
    2.3.3. Crop Tool
    Crop tool digunakan untuk menghilangkan bagian yang tidak diseleksi. Contoh penggunaanya di sini digunakan untuk memperbaiki hasil scan yang miring.
    2.3.3. Healing Brush Tool
    Healing Brush Tool digunakan untuk memperbaiki gambar pada bagian tertentu. Aktifkan tool ini, kemudian tekan Alt + Klik pada objek pada bagian yang tidak berkeriput, kemudian klik pada bagian yang keriputnya ingin dihilangkan.
    2.3.4. Spot Healing Brush Tool
    Spot Healing Brush Tool digunakan untuk memperbaiki kerusakan gambar. Di sini Anda tidak perlu menentukan area yang akan digunakan sebagai patokan, karena akan secara otomatis terpilih dari area di sekitarnya.
    Tool ini merupakan tool baru pada Adobe Photoshop CS2 yang tidak ada pada versi sebelumnya.
    2.3.5. Patch Tool
    Patch Tool digunakan untuk memperbaiki gambar. Tool ini dibuat dengan cara membuat selection dengan mouse atau dengan menahan tombol ALT untuk menghasilkan bentuk poligonal. Selanjutnya drag ke daerah yang akan dijadikan patokan perbaikan.
    2.3.6. Red Eye Tool
    Red Eye Tool digunakan untuk memperbaiki warna merah pada mata.
    2.3.7. Clone Stamp Tool
    Clone Stamp Tool digunakan untuk membuat duplikat area pada gambar, atau yang disebut cloning. Tekan ALT pada objek yang akan dikloning, kemudian gunakan mouse pada area tempat objek baru mau diletakkan.
    2.3.8. Background Eraser Tool
    Tool ini digunakan untuk menghapus background yang memiliki kemiripan warna. Misalnya digunakan untuk menghapus background langit pada gambar kupu-kupu.
    2.3.9. Magic Eraser Tool
    Seperti Background Eraser Tool, tool ini akan menghapus area dengan warna sama, namun efeknya adalah ke seluruh gambar, bukan hanya area yang diklik.
    2.3.10. Color Replacement Tool
    Color Replacement Tool akan mengubah warna gambar tanpa mengubah bentuk dari gambar tersebut. Tool ini akan secara otomatis hanya mengubah area dengan warna sama menjadi warna lain yang dikehendaki.
    2.3.11. Blur, Sharpen, dan Smugde Tool
    Blur Tool digunakan untuk mengaburkan area. Misalnya digunakan untuk menghilangkan bintik-bintik pada wajah. Sharpen Tool merupakan kebalikan dari Blur Tool. Dengan Sharpen Tool, gambar akan menjadi lebih tajam. Smugde Tool digunakan untuk mengubah bentuk gambar dengan cara drag mouse.
    2.3.12. Dogde, Burn, dan Sponge Tool
    Dogde Tool digunakan untuk membuat area menjadi lebih terang. Burn Tool digunakan untuk mempergelap area. Sponge Tool digunakan untuk atau mencerahkan (saturate)mengurangi warna (desaturate).

    BAB 3 - PERMAINAN WARNA

    3.1. Sekilas mengenai warna
    Warna apapun dapat dinyatakan dalam tiga warna dasar (RGB) yaitu Red, Green, and Blue (merah, hijau, dan biru). Cara menyatakan warna yang lain adalah dengan mode HSL yaitu Hue, Saturation, dan Lightness. Mode lain adalah CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Black).
    Pada bab ini akan dibahas mengenai permainan warna, mulai dari mengatur latar belakang gambar, membuat gradient, mengatur brightness & contrast, dan masih banyak lagi tool-tool yang menarik. Pada subbab selanjutnya Anda dapat langsung praktek dengan didampingi instruktur.
    3.2. Paint Bucket Tool
    Paint Bucket Tool digunakan untuk mengganti background yang memiliki warna sama atau mirip. Background dapat diganti dengan pattern.
    3.3. Gradient Tool
    Gradient tool digunakan untuk menghasilkan warna gradasi. Jangan lupa lakukan seleksi terlebih dahulu bagian mana yang akan diisi warna gradasi. Jika tidak, maka seluruh kanvas terisi dengan gradasi.
    3.4. Brush Tool
    Brush Tool digunakan sebagai kuas dalam mengambar dengan mouse. Atur besar kecilnya brush, hardness, opacity, dan flow. Bush Tool dapat juga bekerja pada mode Air Brush.
    3.5. Brightness/Contrast
    Brightness digunakan untuk mengatur kecerahan gambar. Contrast digunakan untuk mengatur ketajaman gambar. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Brightness/Contrast.
    3.6. Level
    Level berfungsi mirip dengan Brightness/Contrast namun lebih fleksible karena warna dapat diatur warna gelap, warna menengah, dan warna terang. Level dapat bekerja pada selection atau seluruh kanvas. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Level.
    3.7. Curves
    Curves bekerja seperti level, namun Anda mengatur warna RGB dalam bentuk curva. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Curves. Curva dapat diatur otomatis, mode RGB atau diatur sendiri-sendiri untuk tiap-tiap warna.
    3.8. Color Balance
    Melalui menu Image -> Adjustment -> Color Balance kita dapat mengatur keseimbangan warna.
    3.9. Photo Filter
    Photo filter digunakan untuk memberikan filter pada gambar. Mirip seperti filter yang diletakkan di depan lensa kamera. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Photofilter.
    3.10. Replace Color
    Replace Color digunakan untuk mengganti warna tertentu dalam gambar, sedangkan warna yang lain tidak ikut berubah. Misalnya untuk mengganti warna apel dengan tanpa mengubah warna background. Gunakan menu Image -> Adjusments -> Replace Color.
    3.11. Hue/Saturation
    Hue/Saturation digunakan untuk mengganti warna pada keseluruhan gambar/seleksi. Hue adalah warna, sedangkan Saturation adalah tebal/tipisnya warna. Gunakan tool ini melalui Image -> Adjustment -> Hue/Saturation. Perubahan warna dapat diatur pada chanel master, atau tiap-tiap warna.
    3.12. Match Color
    Match Color akan menyamakan warna gambar source kepada gambar yang akan diubah. Misalnya di sini akan diubah gambar danau3.jpg, menjadi suasana matahati terbit seperti gambar acuan. Gunakan tool ini melalui menu Image -> Adjustment -> Match Color.
    Tutorial Adobe Photoshop - Match Color
    Tutorial Adobe Photoshop - Match Color

    BAB 4 - TEKS DAN VEKTOR
    4.1. Horisontal Type Tool
    Horisontal Type Tool digunakan untuk membuat teks secara horisontal. Hasil teks dapat dipindahkan dengan Move Tool.
    Tutorial Adobe Photoshop - Horisontal Type Tool
    4.2. Horisontal Type Mask Tool
    Horisontal Type Mask Tool digunakan untuk menyeleksi dalam bentuk teks.
    4.3. Pen Tool
    Pen Tool digunakan untuk membuat garis lurus dan garis lengkung dalam bentuk vektor. Klik sekali untuk membuat anchor point, kemudian jika kurva telah terbentuk, drag anchor point untuk membuat direction point. Path yang dibuat oleh Pen Tool dapat diubah menjadi selection.
    4.4. Rectangle, Ellipse, Poligon, dan Custom Shape Tool
    Tool ini berguna untuk menghasilkan bentuk kotak (rectangle), ellips, poligon, dan berbagai macam bentuk lain yang telah disediakan oleh Adobn Photoshop. Bentuk-bentuk tersebut misalnya hati, lampu, not balok, dan lain sebagainya.

    BAB 5 - LAYER. MASK, DAN STYLE

    5.1. Memahami Layer
    Layer adalah lapisan tembus pandang. Bagian yang tidak bergambar pada sebuah layer bersifat transparan. Layer dapat ditumpuk dan diatur susunannya. Dengan menggunakan layer, efek-efek akan berlaku dalam layer tertentu saja, tanpa mengganggu layer yang lain.
    5.2. Quick Mask Mode
    Quick Mask Mode digunakan untuk menyeleksi dengan menggunakan Brush Tool. Aktifkan tool ini dengan menekan tombol Q pada keyboard atau memilih tool Quick Mask Mode.
    Tutorial Adobe Photoshop - Quick Mask Mode
    Pada contoh ini, gambar beruang di seleksi dengan menggunakan Brush Tool pada mode quick mask. Setelah gambar beruang terseleksi, kembalikan ke mode normal untuk menghasilkan seleksi gambar beruang.
    5.3. Layer Mask
    Layer Mask digunakan untuk menyembunyikan bagian tertentu pada layer. Gunakan warna hitam untuk menyembunyikan gambar dan warna putih untuk menampilkan gambar.
    Tutorial Adobe Photoshop - Layer Mask
    5.4. Layer Style
    Layer Style merupakan teknik memberikan efek tertentu pada suatu layer. Pilih tool Add Layer Style yang ada pada sudut kanan bawah pallete.
    Tutorial Adobe Photoshop - Layer Style

    BAB 6 - EFEK KHUSUS PHOTOSHOP

    6.1. Filter Liquify
    Filter Liquify dapat mengubah gambar secara langsung dengan menggunakan mouse. Misalnya memperbesar/memperkecil mata, menggeser alis, dan sebagainya. Filter ini dapat digunakan melalui menu Filter -> Liquify.
    Tutorial Adobe Photoshop - Filter Liquify
    6.2. Filter Vanishing Point
    Filter Vanishing Point digunakan untuk meng-klone gambar dalam bentuk perspektif. Filter ini dapat digunakan melalui menu Filter -> Vanishing Point. Area sumber kloning ditentukan dengan menekan Alt + Click. Fitur merupakan fitur baru dalam Adobe Photoshop CS2.
    Tutorial Adobe Photoshop - Filter Vanishing Point
    6.3. Filter Blur
    Filter Blur digunakan untuk mengaburkan gambar. Yang menarik dalam filter ini adalah mengaburnya gambar dapat dibuat secara radial. Gunakan filter ini melalui menu Filter -> Blur.
    Tutorial Adobe Photoshop - Filter Blur
    Mudahkan untuk di pelajari???
    Nah, dari tutorial ini, anda dapat mempelajarinya dengan sungguh sungguh, sehingga anda dapat berkreasi sendiri dengan tekhnik tekhnik di atas, tapi sesuai keinginan imajinasi sendiri!!!

    Peringatan!!!
    • Anda DILARANG KERAS!!! untuk menyalahgunakan ilmu photoshop ini untuk hal hal yang melecehkan pihak lain. (ya ngerti sendiri lah apa maksudnya)
    • Anda diharapkan untuk berbagi ilmu photoshop ini kepada teman maupun kerabat anda. (jika dibutuhkan dan ada yang membutuhkannya)
    • Anda DILARANG KERAS!!! meng-EDIT foto orang tanpa izin!!! (ya walaupun saya pernah sieh, wkwkwk :D) , karena berdampak buruk
    Ingat!!! DOSA ditanggung Anda sendiri, apa bila tidak memahami dan membantah Peringatan Di Atas.. Oke???

    Sekian saja tutorial dari saya, semoga ini semua dapat bermanfaat bagi anda semua, dan pastinya saya meminta maaf apabila banyak kesalahan atau banyak kekurangan, Saya hanyalah manusia biasa.
    dan saya ucapkan Terimakasih!!! Selamat Mencoba!!!

    0 Responses to “Tutorial Adobe Photoshop (Untuk Pemula)”

    Posting Komentar

    Silahkan beri kesan/kritik/saran/pertanyaan di kotak ini: